Square Enix Akan Kembali Fokus Ke JRPG Setelah Sukses denganb Bravely Default

Bravely-Default

Berita baik yang sudah lama dinantikan oleh semua penggemar JRPG di seluruh dunia. Setelah mengalami masa luar biasa di era keemasan Playstation 1 dan 2 sebagai platform gaming paling populer di masa lalu, JRPG memang tengah berada di titik terendah saat ini. Tidak hanya membicarakan kualitas rilis yang semakin keluar dari akar yang membuat genre ini begitu dicintai, tetapi juga semakin berkurangnya franchise yang tetap bertahan. Selain Final Fantasy, tidak ada lagi nama-nama besar seperti Suikoden, Breath of Fire, Legend of Legaia, atau Legend of Mana di dalamnya. Ketakutan bahwa ini akan menjadi awal dari kepunahan JRPG sebagai sebuah genre tampaknya terlihat semakin jelas. Untungnya, harapan masih bisa digantungkan pada satu nama – Square Enix.

Terlepas dari citra mereka di masa lalu, Square Enix yang juga sempat dikenal sebagai Squaresoft di era dua generasi pertama Playstation, memang mulai bergeser dari JRPG. Menggawangi rilis beberapa franchise game action dari developer Barat, Square Enix kini hanya menggantungkan “jiwa” JRPG mereka pada beberapa nama yang sangat terbatas – Final Fantasy dan Kingdom Hearts. Proses pengembangan yang memakan waktu lama, kompleks, dan seringkali tidak berbanding lurus dengan keuntungan yang diperoleh dijadikan alasan untuk menghindari JRPG sebisa mungkin. Walaupun demikian, fenomena terbaru akhirnya kembali “menyadarkan” developer asal Jepang ini.

Kesuksesan besar yang dicapai Bravely Default di Barat menyadarkan Square Enix bahwa penggemar JRPG ternyata tidak hanya ada di Jepang, tetapi di seluruh dunia. Melihatnya sebagai pasar yang potensial, Square Enix berjanji untuk kembali berfokus mengembangkan game-game JRPG berat.

Dalam wawancaranya dengan Nikkei, seperti yang diterjemahkan situs gaming – Siliconera, boss besar Square Enix – Yosuke Matsuda menyatakan bahwa salah satu game JRPG terbaru mereka yang baru saja dirilis ke region Barat – Bravely Default akhirnya membantu mereka menangkap tren yang sebenarnya. Melihat animo yang ada. Square Enix akhirnya sadar bahwa ada begitu banyak gamer yang mencintai JRPG di seluruh dunia – tidak hanya di Jepang. Melihat potensi besar kembalinya genre ini sebagai “ladang emas”, Matsuda mengemukakan keinginannya untuk membawa Square Enix kembali ke akarnya – mengembangkan game-game JRPG berat. Fokus seperti ini akan membantu mereka mencapai fokus yang lebih baik dan menelurkan hasil akhir yang tentu saja lebih memuaskan.